Senin, 01 Mei 2017

Polusi Jasmani dan Polusi Ruhani

Jl. Arteri Tambaklorok (29/04/2017)
POLUSI udara dan tanah sudah menjadi makanan keseharian, kita sangat menikmati polusi tersebut. Ketenangan dalam menghirup udara kotor dari corong knalpot hingga corong-corong pabrik yang menghiasi langit. Begitupun juga kita sangat merasakan manisnya bau comberan. Karena kita menjadi bagian dari aktifitas penebar polusi.

Tenang saja, itu hanya polusi sekitar lingkungan kita dan polusi lingkungan hadir oleh karena kita sendiri. Maka kita harus tahu tentang polusi yang ada pada diri. Salah satunya polusi jasmani, apa itu polusi jasmani? Ya…polusi yang melekat pada tubuh kita seperti bau badan, bisa jadi kita kurang mandi atau bau badan kita yang terlalu beraroma wangi sehingga orang di sekitar kita terasa menikmati sup bangkai. Namun tidak begitu menyakitkan, karena polusi diri pada jasmani kita bisa dibersihkan. Misalnya bau badan karena belum mandi, solusinya adalah mandi dan tentu jangan sampai ketinggalan parfumnya.

Sesungguhnya yang mengancam kita saat ini bukanlah polusi udara, tanah maupun polusi jasmani yang ada pada diri kita. Akan tetapi polusi ruhani, yang banyak mengancam keberlangsungan tata kehidupan ini. Kita tau bahwa membuang sampah sembarangan itu tidak baik, kita tau bahwa korupsi adalah perbuatan hina, dan kita mengetahui namum kita hanya bisa mentertawai. Mari kita tertawa, ya tertawa tentang ketidasaran kita.

#MadzabUrban
Previous Post
Next Post
Related Posts

0 komentar: