Senin, 17 November 2014

Puisi Buat Gus Dur, Dari Dam Sengon ke Jembatan Panengel

Puisi Buat Gus Dur
PUISI KARYA Lukni Maulana dalam Buku Antologi Puisi yang berjudul; Puisi Buat Gus Dur, Dari Dam Sengon ke Jembatan Panengel
Desain isi dan cover: Rony Azza dan Sosiawan Leak
Tahun Cetak: September 2013
Penerbit: Dewan Kesenian Kudus
ISBN: 979-602-777-749-0




Salam Cinta Sang Bapak

Aku taburkan bunga ke langit-langit cinta
Bukan karena ajal menjemputmu seketika
Tapi karena pemikiranmu bapak bangsa
Menyerebak penuhi angkasa
Sehingga ketika memikirkannya maka ia akan merindu
Jatuh hati untuk bangsa yang di ridhoi

Salam kasih untukmu
Salan sayang untukmu

Ketiadaan bukan akhir
Karya terus membumbung tinggi
Jelajahi desa-desa hingga kota-kota
Dari orang gila sampai pembuat batu bata

Buatkan dinding-dinding cinta
Menguatkan gerak laju sang bapak
Salam rindu untukmu
Salam cinta untukmu

Semarang, 2013


Tidak Begitu Repot

Gitu aja kok repot
Kau asyik nyekar ke makam para wali
Mereka tak ada kepentingan
Hanya dirimu yang memilki kepentingan
Jadi presiden hingga jalan kaum awan

Gitu aja kok repot
Dewan taman kanak-kanak berteriak
Mengeluh repotnya bangsa ini
Namun mudah bagimu
Bangsa ini bangsa yang tidak di repotkan

Gitu aja kok repot
Mudahnya suara itu mengecap
Bukan ucapan omong konsong
Tapi sebuah kepastian
Hingga mudahnya dirimu lengser

Semarang, 2013


Munajat Cinta Gus Dur

Banyak orang ngaji hanya sebatas bibir tanpa menyelinap ke hati
Banyak orang sok alim sehingga mudahnya mengkafirkan, tanpa memikirkan kekakfiran dirinya
Banyak orang pandai bekata haram untuk daging babi, tapi mudahnya lakukan zina korupsi
Banyak orang pergi haji, tidak tahu beda antara tai dengan daging sapi

Engkau bershalawat demi cinta
Sebarkan benih-benih cinta
Dari pesantren menuju istana negara

Semoga kelak bangsa ini menyadarinya
Bahwa tidak ada guna kita memikirkan dunia
Tapi untuk kesejahteraan dan kebahagiaan bersama

Semarang, 2013
Previous Post
Next Post
Related Posts

0 komentar: