Sabtu, 01 Februari 2014

Kamu Tahu Kenapa

Alam merenungi dirinya
Kamu tahu kenapa
Bencana jadi hidangan
Sungguh ia ditinggal pergi kekasih
Sendiri
Sepi

Ia menangis
Kamu tahu kenapa
Banjir jadi sajian
Sungguh ia meratapi kemunafikan

Ia terluka
Kamu tahu kenapa
Jabal itu keluarkan air mata
Sungguh ia kehilangan sahabat

Ia menderita
Kamu tahu kenapa
Lapisan bumi melekang
Sungguh apalah arti kasih sayang

Ini bukan nestapa
Dosa
Kamu tahu kenapa
Mungkinkah hanya takdir
Azab bagi yang membantinkan kebohongan

Simpan saja itu cinta
Alam akan memperbarui dirinya
Kamu tahu kenapa

Komunitas Cahya – 24/01/14
Previous Post
Next Post
Related Posts

0 komentar: