Jumat, 08 Mei 2009

KKN Tematik PBA dan Ibu PKK Pelatihan Hidroponik



Di desa Tamangede Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal

KENDAL
- Tepat hari Rabu tanggal 6 Mei pukul 16.00 WIB di desa Tamangede mengadakan pelatihan hidroponik. Acara ini terselengara atas kerjasama Tim KKN Tematik PBA IAIN Walisongo Semarang dengan ibu-ibu PKK. Sekitar enam puluh warga masyarakat Tamangede memadati kursi yang telah disediakan di balai desa. Acara PKK ini merupakan hal rutinitas yang mereka lakukan setiap bulannya. Namun pada pertemuan PKK bulan ini mereka sedikit disuguhi dengan pelatihan hidropnoik dengan menghadirkan Nur Khasanah, S.Pd, M.Kes Dosen Tadris Biologi IAIN Walisongo Semarang. Tidak hanya dihadiri oleh warga setempat namun ikut hadir pula Kepala Desa Tamangede Ibu Nur Sikoh, S.Ag, M.Pd beserta staf-stafnya.


Hidroponik merupakan penanaman tanaman atau tumbuhan dengan media selain tanah. Dengan media hidroponik, seseorang yang tidak memiliki lahan yang cukup untuk menanam tumbuhan bisa menanam dengan sistem ini. Jadi pada dasarnya hidroponik merupakan sebuah alternatif penanaman, karena medianya bisa berasal dari air, krikil, batu, pupuk dan ziloit.

Manfaat hidroponik sendiri berbagai macam selain untuk mengurangi beban karena tidak memiliki perkarangan. Sistem hidroponik dapat juga sebagai penghias ruang kamar, ruang tamu dan teras rumah. Bahkan bagi mereka yang memiliki bakat bertani atau bercocok tanam juga dapat memanfaatkan untuk menambah penghasilan.

Menurut Nur Khasanah, hidroponik merupakan alternatif karena keterbatasan lahan dan juga dapat menghasilkan uang. Bahkan tanaman yang sebenarnya tidak laku dijual ketika sanggup mengelolonya dengan baik akan menjadi tanaman yang berharga.

Sebagai seorang ibu rumah tangga dituntut untuk lebih kreatif, walaupun hidup di desa tidak ada salahnya mengembangkan hidroponik. Di kota hal tersebut menjadi suatu yang berharga, maka sebagai warga masyarakat yang baik harus mampu mengikuti perkembangan bercocok tanam, kata Nur Sikoh kepala desa Tamangede.

Sebagai seorang mahasiswa yang terjun dimasyarakat, tidak hanya bertumpu pada kegiatan yang telah di programkan oleh pemerintah. Walaupun sebenarnya KKN Tematik ini bertujuan untuk penuntasan buta aksara. Departeman pendidikan dan kebudayaan menargetkan Jawa Tengah pada tahun 2009 harus sudah terbebas dari buta aksara.
Selain program yang telah ditargetkan, tim KKN mengadakan pelatihan hidroponik ini untuk membekali para ibu rumah tangga untuk bisa menghargai tanaman dan mampu mengembangkannya menjadi hal yang bernilai.

Sebenarnya masih ada program keterampilan yang diadakan oleh tim KKN. Namun pelatihan hidroponik kali ini sebagai tambahan pembekalan keterampilan untuk masyarakat Tamangede. Walaupun masih banyak kekurangan dan hambatan dalam acara pelatihan hidroponik kali ini.

Tamangede, 7 Mei 2009
Lukni Maulana
Previous Post
Next Post
Related Posts

0 komentar: