Kamis, 18 September 2008

tidak ada sebelum ilmu

TIDAK ADA SEBELUM ILMU*


Ku berharap cinta datang diantara lautan ilmu dengan pernak-pernik ikan menari-nari kecil dalam keriangan, bahagia hidup bersama keindahan rumput laut dan batu karang. Ku bukanlah penerang di jalan-jalan kesesatan, aku hanya hidup pembawa obor di tengah kegelapan. Bukan harapan, cinta, kasih dan sayang, bukan pula cita-cita namun cahayaku akan menjadi penuntun hidupmu menuju terangnya ilmu. Diantarara bahtera cinta dengan taman-taman bunga berhiaskan kemekaran kasih dan sayang.
Ku percaya pada duniaku, bukan dunia yang membawa malapetaka, kehancuran, kesusahan, bahkan kerusakan. Ku percaya pada diriku, bukan pada dirimu, aku mampu merubahnya menjadi lebih baik, lebih berarti dan lebih segalanya.
Ku akan bernyanyi riang diantara melodi-melodi majlis ilmu dan bergoyang bersama diantara irama-irama masjid kebijakan. Karena bukan materi atau kepuasaan sesaat, namun karena cinta telah memberiku ilmu pengetahuan dan rumah kebijakan. Railah cinta diantara tebaran ilmu dan terangilah semesta dengan rasa rindu untuk dekatkan dirimu dengan sang Illahi Rabbi.




Selembut cahaya basahi bibirmu
Ku percaya cinta datang tepat waktu
Terangi hidupmu dengan lembut ilmu
Tidak ada cahaya sebelum ilmu
Tidak ada embun sebelum ilmu
Tidak ada mentari sebelum ilmu
Melodi ilmu dan irama kebijakan
Antarakan aku pada cinta Illahi Rabbi
Kan ku tebar cinta tuk terangi semesta
Selamat Datang Ilmu Selamat Datang Cinta


* Kikisan Air Mata MAN Semarang 2 Tanggal 17/09/08
Previous Post
Next Post
Related Posts

0 komentar: