Minggu, 02 Maret 2008

Risalah Demokrasi


Risalah Demokrasi
Dia pemimpin yang sempurna
Bukan pemimpin untuk mendusta
Dia berikan nafas kesejukan
Bukan nafas yang menghancurkan
Aku bersaksi demi pemimpinku
Tidak ada cinta yang lain selain dia
Kan ku simpan pada denyut rinduku
Kan ku alirkan cinta ke seluruh tubuhku
Tapi…
Demi pergantian waktu
Dia menjadi pemimpin baru
Yang hanya mengaku ngaku
Lewat risalah demokrasi
Aroma angin begitu menyegarkan
Namun dia semakin meneggelamkan
Negeri yang menjelma jadi kotoran
Di perebutakan banyak orang
Demi…
Satu kursi kekuasaan
Semakin aku tak percaya
Karena kamu seorang pendusta (25/02/08)
Previous Post
Next Post
Related Posts

0 komentar: