Jumat, 07 Maret 2008

Generasi Majnun


Generasi Majnun

Ku melangkah demi langkah menyusuri lapanggan

Satu jenkal dua jenkal menginjak rerumputan
Tanah ini telah menjadi lautan Lumpur
Karena habis di guyur hujan di hari lalu
Namun tak menyurutkan bayak orang untuk menontonnya
Bayak manusia mengais rizeki dari penjual baju, tas, makanan
Hingga berupa permainan berhadiah HP dan permainan catur
Bahkan ada penjual obat serta layanan pijat syaraf
Tapi tidak itu ini keramaian malam minggu
Tapi juga tidak itu ini memang panggung hiburan
Lantunan musik menghentak bumi
Menyusuri ruang ruang kosong di angkasa
Ya inilah keramaian anak muda
Menikmati melodi percintaan di tengah malam
Kebanayakan dari mereka adalah muda mudi
Tinggalkan rumah unutk nikmati hembusan angin dingin
Mumpung acara gratisan jadi asyik aja
Merekalah generasi bangsa yang masih muda belia
Yang suka berfoya foya dan nongkrong di pinggir jalan
Inilah pewaris negeri dengan membawa bendera merah putih
Berasesoriskan lambang rock, metalica, harajuku dan punk
Dan ada juga yang sederhana hanyak memakai celana pendek
Tetap tidak mengapa ini hanya persoalan gaya
Jadi siapa mau mengikuti perkembangan zaman ya silahkan
Generasi majnun pergi tanpa pamit
Akan mewarisi negeri dengan kekayaan duniawi
Akan membawa kibaran bendera menuju kemakmuran
Bukan generasi yang memperebutakan kekuasaan
Yang suka menyiksa rakyat dalam kemelaratan
Generasi majnun yang suka bersenang senang
Akan jadi pemimpin negeri dengan sejumlah utang
Akan menunjukan jati diri ke Negara lain
Tapi dia hanya generasi majnun yang belum tau urusan Negara
Yang ia tahu hanya kenikmatan sementara
Generasi majnun hargailah dirimu
Untuk menjadi penganti pemimpin bangsa
Untuk membawa Indonesia ke puncak katulistiwa (1/03/08)
Previous Post
Next Post
Related Posts

0 komentar: