Senin, 24 Desember 2007

Setangkai Kasih Untuk Wanita Bersayap

Wahai illahi rabbi yang telah membawa lembaran surat cinta untuk mahluk yang di karuniai akai pikiran. Wahai dzat yang maha pecinta dengan rahmat dan hidayah untuk semua alam semesta yang memuja. Weahai Tuhan yang membawa obor penerang di atas semua cahaya bersinar terang. Di setiap nafas menghempas ke udaradan di setiap ronga basah serta mulut yang berair suci menyirami kelembutan sutra bersulam permata tujuh kilauan batu rubi. Pada jari-jari bergerak menghadap kiblat, ruas-ruasnya bergaris lurus sujud atas semua kebaikan pada keesokan hari. Wajah penuh pesona membuka tabir rahasia, musuh-musuh saling berselisih faham kepada keagungan dan kemulyaan manusia beriman.
Wahai wanita bersayap, jagalah pandangan saat terbang dan mata mulai melirik serta peliharalah kakimu untuk melangkah pada jalan kebaikan, tahanlah telingamu pada jalur kejelekan, tahanlah isi hatimu pada semesta keburukan. Sesungguhnya pada tangan-tanganmu tertulis keagungan, tangan kanamu penuh dengan kesucian dan pada tangan kirimu penuh dengan harapan kedamaian. Tidaklah engkau berupa kemunafikan yang telah di perbuat. Mendekatlah kejalan yang lebih lurus, jalur taubat untuk selalu mendekatkan diri kepada kemahaanya. Terkadang hati seperti padang pasir gersang, panas dan tandus, tidak dapat menikmati kenikmatan yang telah di anugerahkan sang pencipta. Kecuali jika engkau datang kepada Allah dengan penuh harap dan penyesalan. Pasti Allah akan menganugerahkan kesuburan dan keharuman tarian bunga yang engkau impikan
.
Wahai wanita bersayap berlapiskan embun pagi, rendahkan dirimu bersujud kepada Tuhanmu. Serahkanlah semua yang engkau miliki dengan tuntunan zikir cinta, karena engkau terlahir tak membawa apa-apa dan kembalipun tak membawa apa-apa. Wahai wanita yang mempunyai pikiran, janganlah terlalu mudah tergelincir pada jalan kesesatan hati yang kasmaran, hanya ayat-ayat cinta berbicara romantisme tentang Tuhanmu, yang memberikan petunjuk karunia kepadamu. Katakanlah dengan kejujuran, malam saja tidak pernah bohong dengan keheninganya. Apa lagi Tuhan yang maha tahu atas apa yang kamu kerjakan,

Untuk wanita bersayap, api penyesalan dapat kau tiupkan setelah mengetahui betapa berbahaya penyakit yang kau derita bahkan membakar setiap gerak rasamu.. fahamlah engkau pada setiap penciptaan dirimu ada sebutir buah kelezatan elok nan indah untuk di pertontonkan, maka julurkanlah pakian cinta untuk menutup aurat dunia. Dengan tuntunan perintah dan larangan Allah atas syahwat yang berlaku. Lekuk tubuhmu terlukis rapi bergaris warna nafsu. Ketentuan takdir yang diberikan untuk di jaga, kecuali jika engkau dapat mengerti adanya dirimu. Aura wangi di sekujur tubuhmu, harum seperti minyak zaitun dan ramuan kasturi, di mabuk belaian yang menghempas hidung bernyali dengan keinginan untuk di hirup, walupun begitu jagalah aura persandingkan dengan takbir istthigfar untuk mengharap ridho Allah.

Untuk wanita bersyap, kau telah terbuka apakah seperti mainan lambat laun tercampakan atas semua segala perubahan yang terjadi. Bagaimana kamu harus tahu diri, membaca jiwamu bahwa tak ada yang engkau banggakan kecuali modal yang diberikan bentuk wajah yang rupawan. Engkau bukanlah barang totonan pada kedip lampu disko, kelap kelip lwarnanya begitu terang menerangi dirimu dalam kegelapa hina. Jika begitu enagkau bukan lagi wanita bersayap tetapi wanita lumpuh tak tahu kemana tujuan yang hendak di cari.
Wahai para wanita bersayap terbang menuju kelangit ke tujuh, begitulah irama dirimu tercipta ke dunia, nikmatilah melodi indahnya. Buatlah tarian sabar dengan gemericik aliran sungai tunduk pada kekuatan cinta Allah. Buatlah sulaman syukur atas apa yang diberikan. Kasihadalah kecantikan Allah untuk mahluknya, begitu juga saying adalah keindahan Allah untuk wanita yang beriman, bukan sekedar kepercayaan namun keyakinan di lubuk hati yang terdalam. Maka untuk wanita bersayap perjalanan hidup itu penuh rintangan, nikmati dawai yang terdengar. Melodi cinta akan mengema dia antara jiwa-jiwa yang penuh dengan kemulyaan. Wahai wanita brsayap jalan ini tak sepenuhnya lurus, tapi engkau harus berjalan di jalan yang lurus.
Previous Post
First
Related Posts

1 komentar:

  1. indah benar apa bila kita tahu sisi=sisi indah seorangwanita

    BalasHapus