Senin, 24 Desember 2007

Seketika Mata Hati Tertutup Rapat

Singa lapar mencari mangsa dan tak akan pernah memakan anaknya

Sungai alirkan kejernihan akan tetapi ia tak mampu meminumnya
Pepohonan memberikan makan untuk mahluk tapi ia tak sudi menelan buahnya

Awan menutupi panas bumi dan memberikan mendung tak tega ia menelan hujannya

Al qur’an memberikan petunjuk untuk umat manusia tetapi ia sering terlupakan

Tetapi kenapa manusia menjadi egois dan buta atas semua kenikmatan yang ada di bumi untuk di nikmati malahan mereka gunakan sebagai kesenagan duniawi tanpa tau siapa sesungguhnya yang memberikanya.

Tetapi kenapa manusia menjual semua kemungkaran kepada semua orang yang tak punya pikiran dan berusaha masuk keliang kuburan untuk menuju ke singasana neraka tanpa tau ada kehidupan setelah ini.

Tetapi kenapa manusia tempat salah tanpa mengerti apa yang ia perbuat adalah kebodohan dan kebodohanya membuat ia jatuh ke lembah kehinaan serta kemusrikan tanpa tau siapa tuhanya.

Inilah potret kehidupan modern dengan perkembagan ilmu pengetahuan dan teknologi terkadang lalai akan keimananya.

Jibril…jibril…aneh benar dirimu semua yang telah aku ciptakan tak akan pernah hilang dan musnah. Lihatlah…jibril, ini semua kepuasan. Hatiku bercahaya dan jiwaku bersih sejernih embun pagi karena aku tak sebodoh dirimu, aku di bekali ilmu tidak sepertimu duduk di suruh ini dan itu engkau hanya menganguk…
"duhai cerminan hati yang memiliki kilatan petir dan hanya jiwa yang tenang akan mengerti ilmu yang hakiki. Tiada kebajikan setiap langkah yang tak mempunyai tujuan yang hak. Aku hanya berpesan jagalah dirimu dan hartamu jika engkau mampu mempertahankanya dari kemusnahan"

Apa engkau menyerah jibril, memang benar pengetahuanmu tak sebanding denganku maka ikutlah menjadi abdiku akanku berikan semua yang engkau inginkan. Apa bila engkau bersih tegang dengan diriku dan menolak pinaganku kembalilah kepada tuhanmu dan memohonlah padanya supaya engkau ungul dariku.

"semua yang kau lakaukan dan tawaran yang kau berikan kepadaku tak sebanding dengan semua yang di berikan tuhanku kepadaku. Aku tak akan menginkari apa yang ada dalam keyakinanku maka cepatlah kau sadar wahai iblis pembawa sebatang kegelisahan"

Tidak jibril, kau turunkan wahyu kepada Muhammad akan tetapi malah engkau yang hina apa kau tak iri. Lihatlah jibril…umat nabimu lalai atas semua pesan rosulnya. Wahai jibril..mana senyum kemurahanmu, senyumu tak akan sampai kepada pikiran umat Muhammad, yang hanya memikirkan dunia seutuhnya dan mereka tak takut dengan jilatan api neraka mereka kebal dengan tipu dayamu,

"hendaklah engaku taubat hai iblis, taubatmu akan di terima jika hatimu mampu berikan ketulusan dan keikhlasan dengan sesungguh hati. Apa kau tidak tahu ada kehidupan yang tak kau rasakan sekarang berupa kesabaran dan ridho yang maha tinggi"

Sungguh bejatnya engaku jibril…, pandanglah kebumi, gedung bertingkat hadir tidak hanya di kota besar, semua telah masuk ke seluruh plosok desa yang begitu hijaunya,. Inilah surga ciptaanku aku tak akan percaya ada surga setelah ini. Sadarlah jibril kekuasaan dan nafsu adalah simbol mahkota kerajanku tak sebanding dengan kuasamu, malang benar engakau jibril…. Kembalialah kerumah tuhanmu, bermuhasabah atau munajat apa itu namanya…dan mintalah apa yang belum engakau mengerti tentang kepuasan nafsu.

Wahai anak manusia malaikatmu lari darimu, apa kau mampu kalahkanku sedangkan engakau terbujuk rayu olehku apa yang kau banggakan…nikmatilah pesan simbolku….

Setitik mutiara jatuh dari langit terangi cinta yang bersemi indah bersama desiran angin yang basahi kasih yang terlupa. Semua perasan yang tersembunyi di balik tiram akan terbawa air yang menghanyutkan untuk kembali menjadi yang terbaik dengan darah dan daging yang penuh cinta. Kembalilah seperti ruh yang suci dengan membawa benag benag ketulusan ilmu dan iman.

Cinta Yang Bersemayam Di Surga
Terlihat di bumi ini ramai penuh sesak mdengan manusia yang memperbincangkan dunianya dari hal urusan materi hinga urusan perut bahkan sampai pada maslah sex. Manusia hid up dalam keanehan mereka asyik berdiskusi tanpa tau sampai di mana arah pembicaraanya, mereka ayik berkerja tanpa tau berapa liter keringat dari tubuhnya. Inilah keanehan di dunia nyata, yang hadir hanya kesibukan, terkadang lalai siapa dirinya dan di mana keluarganya.

Akan tetapi di balik keanehan dunia ada segerombol anak muda alias remaja atau siapapun namanya yang penting sudah cukup umur, mereka malahan asyik ngobrol tentang cinta. Apa itu cinta…?. Siapa yang pertama kali mengenalkan cinta…? Bagaimana mendapatkan cinta…?. Makin aneh benar ulah anak muda ini, di bandingkan keanehan yang di lakukan kaum bermateri dan kaum yang suka berfoya foya.

Tidak perlu jadi masalah, bahwa cinta bukan untuk di bicarakan atau di seminarkan aka tetapi unutk di lakukan, sebgaimana macan mencari makan. Cinta cukup mengiurkan lidah merah yang memanas karena kata tersebut tak ada habisnya, begitu hebatynya kata cinta. Maka kenapa ada cinta yang berlabuh di antara dua hati yang lagi kasmaran.

Cinta itu sendiri terbagi menjadi dua, yang pertama cinta kepada allah dan cinta kepada mahluk ciptanya. Terus bagaimana kita mendapatkan salah satunya ataupun keduanya tentau perlu pengetahuan yang cukup, tidak mudah mendapakanya perlu perjuangan.

Wahai cinta di mana engaku berada telah ku sebrangi samudarmu, telah ku kelilingi semestamu bahkan telah aku korbankan diriku hanya untuk bisa mengenal engaku. Wahai cinta, sembunyi di mana engkau akan aku kejar hinga nyawa sebagi taruhanya, maka kembalilah kepada diriku.

Cinta…cinta…cinta…ini bukan persoalan hid up atau mati tapi ini adalah cerita dalam misteri dan siapa saja boleh menjawab teka teki ini. Cinta siapa yang akan berlabuh pada hati yang penuh kotoran nafsu. Cinta siapa yang kan berlabuh pada jiwa yang penuh amamrah. Cinta siapa yang akan berlabuh pada pikiran yang bersyahwat.
Previous Post
Next Post
Related Posts

0 komentar: